Setelah sampai diparkiran untuk
menuju lokasi kawah biru kita masih harus berjalan menyusuri hutan kecil yang
ditumbuhi oleh banyak sekali pohon pandan besar dan akan ditemui juga bukit
batu kecil, kemudian bersiap-siaplah untuk disambut oleh cantiknya sibiru dengan
bau belerang yang khas, suhu hangat akan keluar dari lapisan pijakan dimana
kaki kita berdiri, karena ada air panas
mengalir diantara bebatuan kapur.
Setelah puas berfoto-foto dan
menikmati pemandangan hamparan biru, diluar rencana saya mendapat bonus, ada satu
tempat lagi yang dapat dikunjungi yang berada di bawah tebing kapur. Disini kita bisa mandi air hangat atau sekadar berendam
air panas setelah
menikmati keindahan kawah biru, tetapi
untuk menuju tempat ini pun dibutuhkan perjuangan menapaki ratusan anak tangga.
Secara over all menurut saya tempat
ini sangat bagus dan menarik, karena memiliki ciri khas tersendiri, kalau
ibarat bahasa promosi buy 1 get 1,
cukup mengunjungi satu tempat tapi dapat dua sekaligus hehhehehe, sayangnya selama melakukan
perjalanan ini saya merasakan beberapa kesulitan dan ketidaknyamanan seperti
kurangnya papan petunjuk untuk mengarahkan pengunjung ke lokasi area wisata ini
dengan jelas, papan petunjuk yang ada hanya seadanya dan kadang malah membuat
bingung. Pungutan liar disepanjang menuju lokasi (mungkin karena belum ada yang
benar-benar konsen untuk mengelola tempat ini), lokasi ini pun masih minim
keselamatan misalnya selama dilokasi saya tidak menemukan batas aman pengunjung
bisa mendekat ke kawah, undakan belerang yang masih diinjak oleh pengunjung
padahal bisa saja itu berbahaya, ada bekas-bekas pohon yang tumbang dibiarkan
begitu saja padahal bisa melukai pengunjung yang tidak sengaja melewatinya dan
juga menghalangi pemandangan yang ada.
Sampah bekas makanan yang dibuang dimana-mana
padahal sudah ada peringatan untuk membuang sampah pada tempatnya, hal ini
dikarenakan kesadaran pengunjungnya pun yang masih kurang dan ketidaktersediaannya
tempat sampah disini (walaupun itu tidak bisa dijadikan alasan untuk buang
sampah sembarangan). Fasilitas umum yang tersedianya masih kurang
seperti toilet yang hanya ditemui diluar area wisata dan pengelolaan tempat
parkir yang tidak terkelola dengan baik. Mungkin hal-hal tersebut yang
menyebabkan kawah biru ini jarang dikunjungi oleh traveler, sungguh disayangkan
jika ini tetap dibiarkan karena jika tidak dikelola dengan baik keindahan kawah
biru ini semakin lama akan semakin tersembunyi dan mungkin nantinya akan
terlupakan.


No comments:
Post a Comment